Berita Hawzah – Puluhan ribu orang melakukan demonstrasi di London pada hari Sabtu untuk memprotes pelanggaran terus-menerus terhadap gencatan senjata oleh rezim Israel, yang telah berlangsung sejak 10 Oktober dan terus melakukan pelanggaran.
Peserta demonstran berkumpul di depan kantor perdana menteri Inggris, di alun-alun Russell, London, sebelum melakukan aksi unjuk rasa. Mereka membawa bendera dan spanduk yang mendukung Palestina dan meneriakkan slogan-slogan anti-Israel dan anti-pemerintah Inggris. Mereka juga meminta pejabat, perusahaan, dan korporasi yang menjual senjata untuk berhenti mendukung rezim yang dituduh melanggar hukum internasional.
Demonstrasi ini juga menunjukkan dukungan kepada tokoh-tokoh yang mendukung Palestina, seperti John McDonnell dan Zarah Sultana, anggota parlemen Partai Buruh Inggris, serta dokter Palestina-Britania, Ghassan Abu Sitta.
Demonstrasi ini berlangsung bersamaan dengan serangan udara Israel di Gaza, yang dalam 24 jam terakhir telah menewaskan 37 orang Palestina. Rezim Israel terus melakukan pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata. Menurut laporan kantor media pemerintah Gaza, sejak kesepakatan gencatan senjata, pasukan Israel telah melakukan 1450 pelanggaran, yang mengakibatkan 524 orang Palestina tewas dan sekitar 1360 orang terluka.
Your Comment